Seram! Ada Ramuan Nyeri Sendi dari Burung Hantu

IDEANDSPIRATION – Hewan seperti ular kobra, monyet, bahkan panda telah biasa diolah jadi ramuan obat tradisional di Tiongkok. Burung hantu hidup juga ga kelewatan diolah bersama wine (anggur) untuk sembuhkan sakit kepala dan nyeri sendi, loh Inspirers.

ramuan ular ideandspiration
Ramuan dari ular ©Dailymail.co.uk

Shanghailist melaporkan, jagat maya Tiongkok beberapa waktu silam pernah dihebohkan dengan unggahan foto minuman kesehatan burung hantu di Weibo. Dalam foto tersebut terlihat, burung hantu utuh direndam bersama cairan bening yang diketahui ternyata wine.

Minuman “owl wine” ini menuai lebih dari 6.000 komentar dan dibagikan ratusan kali dalam waktu empat jam saja. Mayoritas komentar mengutuk ramuan ini. Untuk mengonfirmasi kebenaran foto tersebut, seorang jurnalis di Sichuan, Sina, menyambangi pembuat owl wine bernama Li. Dari cerita Li diketahui ramuan dalam gelas bening berukuran lima kilogram tersebut dapat menyembuhkan sakit kepala dan nyeri sendi.

Li menjelaskan burung hantu direndam dalam keadaan hidup selama 10 tahun. Hal ini agar alkohol dapat terserap sebanyak mungkin ke dalamnya. “Semua burung hantu direndam dalam keadaan hidup. Mereka direndam bersama alkohol yang ditambahkan terus menerus. Dengan cara ini khasiat obat akan lebih baik,” ujar Li.

Li menjelaskan, racikan ini hanya diminum airnya saja. “Jangan memakan burung hantunya karena berisiko bagi kesehatan.”

ramuan burung hantu ideandspiration
©dailymail.co.uk

Pengobatan tradisional Tiongkok ini memang minim bukti ilmiah, namun tetap saja masyarakat ada yang masih mencarinya. Mereka memercayai takhayul dan konsep energi vital yang didapat dari mengorbankan hewan langka dan terancam punah seperti burung hantu.

Meski Tiongkok memiliki aturan tersendiri untuk perlindungan hewan langka, tampaknya hal ini tidak membuat takut para pembuat ramuan hewan langka. Salah satu peraturannya tertulis, siapa pun yang berburu, membunuh, membeli, makan, atau menjual hewan langka dan terancam punah akan dipenjara hingga 10 tahun untuk kasus serius.

Burung hantu sendiri masuk dalam kategori Kelas II sebagai hewan yang dilindungi. Ini berarti praktek penjualan owl wine termasuk melawan peraturan. Apa pendapatmu, Inspirers? (oke/nei)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s